IP & Job

December 7, 2007

Sebuah joke dari seorang dosen :

Kalian yang IP-nya 3.5 ke atas cocok jadi dosen

Kalian yang IP-nya 3 sampai 3.5 cocok jadi pengusaha

Kalian yang IP-nya 2.5 sampai 3 cocok jadi birokrat

Dan kalian yang IP-nya 2.5 ke bawah, cocok jadi anggota DPR

(Jeneponto 6/12/2007) Penggusuran rumah di Jeneponto, sebuah daerah dekat Makassar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Dalam peristiwa itu seorang polisi tewas ditikam warga dan beberapa warga terluka terkena peluru tajam (bukan peluru karet – hal ini sudah dibenar Kombes Polisi Dwi Hartono yang diwawancarai Liputan6) yang ditembakkan polisi. Dalam rekaman video di liputan6.com terlihat seorang polisi menembakkan peluru langsung ke arah warga. Namun Kombes Polisi Dwi Hartono mengelak dengan alasan polisi berhak menggunakan senjata api apabila membahayakan orang lain dan diri sendiri. Padahal jelas-jelas terlihat warga yang ditembak berada di jauh sang penembak dan tidak terlihat tanda-tanda sedang melakukan penyerangan. Dalam video itu pula terekam aksi polisi menyeret warga yang sudah tak berdaya. Apakah hal itu manusiawi? Kombes Polisi Dwi Hartono membantah hal itu. Dia beralasan warga yang digeret “bukan karena sakit atau apa tapi dia tidak mau berdiri”. Padahal jelas-jelas di video terlihat kaki yang bersangkutan berdarah (kemungkinan terkena tembakan).

Silakan saksikan sendiri videonya

Exam pertama di NTU

December 6, 2007

Banyak pengalaman2 aneh dan kocak selama exam di NTU :
1st Day : CSC101 Introduction to Computer System. Nah ini exam yang paling sulit. Materinya sebenernya nggak sulit2 banget. Cuma masalahnya CSC101 adalah course yang paling banyak hafalannya. Dan sayangnya otak saya memang nggak didesign buat menghapal =). Payahnya saya nggak memperhatikan durasi ujiannya. Saya kira 2.5 jam seperti tahun2 sebelumnya. Eh ternyata cuma 2 jam! Alhasil, 2 nomer nggak diisi sempurna :(

2nd Day : CSC106 Discrete Mathematics. Ini course yang paling saya suka. Nggak banyak hapalannya. Sebagian besar logika matematika & pembuktian. Berhubung saya suka, persiapannya bisa dibilang yang paling oke. Past year exam sampai tahun 2000an sudah dikerjakan. Dua kali sudah meeting dengan lecturer, Mr. Shi Daming. Hasilnya memang lumayan memuaskan walaupun satu nomer tentang Pigeonhole nggak sempet dikerjakan.

3rd Day : CSC103 Mathematics 1. Bisa dibilang nggak begitu sukses. Satu nomer tentang Infinite Series caranya salah walau jawabannya bener. Dan satu soal tentang Kombinasi salah

4th Day : HW001 English Proficiency. Satu-satunya exam yang gak pake persiapan. Pasalnya tujuannya hanya lulus.

5th Day : CSC102 Introduction to Programming. Yang ini persiapannya kacau. Baru H-1 exam saya baca bukunya Hui Siu Cheung. Dan baru pagi2 sebelum exam saya buka2 lecture slidenya. Dan terjadi lagi kebodohan di sini. Seperti hari pertama, saya salah memperkirakan waktu. Kali ini bukan overestimate, tapi underestimate. Sebenarnya saya tau waktunya dua jam. Tapi bodohnya saya salah menjumlahkan waktu. Exam mulai jam 2.30. Tapi dalam benak saya exam selesai jam 4! Alhamdulillah itu nggak terlalu berpengaruh. Malahan berguna karena saya jadi termotivasi untuk mengerjakan dengan cepat dari awal. Hasilnya memang nggak sangat memuaskan, tapi cukup memuaskan