Penggusuran di Jeneponto Berakhir Ricuh
December 6, 2007
(Jeneponto 6/12/2007) Penggusuran rumah di Jeneponto, sebuah daerah dekat Makassar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Dalam peristiwa itu seorang polisi tewas ditikam warga dan beberapa warga terluka terkena peluru tajam (bukan peluru karet – hal ini sudah dibenar Kombes Polisi Dwi Hartono yang diwawancarai Liputan6) yang ditembakkan polisi. Dalam rekaman video di liputan6.com terlihat seorang polisi menembakkan peluru langsung ke arah warga. Namun Kombes Polisi Dwi Hartono mengelak dengan alasan polisi berhak menggunakan senjata api apabila membahayakan orang lain dan diri sendiri. Padahal jelas-jelas terlihat warga yang ditembak berada di jauh sang penembak dan tidak terlihat tanda-tanda sedang melakukan penyerangan. Dalam video itu pula terekam aksi polisi menyeret warga yang sudah tak berdaya. Apakah hal itu manusiawi? Kombes Polisi Dwi Hartono membantah hal itu. Dia beralasan warga yang digeret “bukan karena sakit atau apa tapi dia tidak mau berdiri”. Padahal jelas-jelas di video terlihat kaki yang bersangkutan berdarah (kemungkinan terkena tembakan).
Silakan saksikan sendiri videonya
